Seleksi JPT Pratama Tanpa Intervensi

Seleksi JPT Pratama Tanpa Intervensi
PEJABAT. 67 pejabat eselon III mengikuti tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, di SMPN 1 Kuningan, Selasa (21/4). Foto: Istimewa.
0 Komentar

RAKYATKUNINGAN.COM, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah bersiap melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran kepemimpinan tertingginya.

Bupati Kuningan, DR H Dian Rachmat Yanuar MSi secara tegas menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan uji kompetensi teknis guna mengisi pos Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Pernyataan tersebut ditegaskan bupati saat meninjau langsung pelaksanaan monitoring tahapan penulisan makalah dan wawancara yang digelar di SMPN 1 Kuningan, Selasa (21/4).

Baca Juga:Pengcab Orado Menuju Olahraga PrestasiKopi Kuningan Tembus Panggung Dunia

Sebanyak 67 peserta yang berasal dari pejabat Eselon III mengikuti seleksi dengan antusiasme tinggi.

Kehadiran wakil bupati, sekretaris daerah, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan dalam pemantauan tersebut menunjukkan betapa pentingnya agenda ini bagi stabilitas pemerintahan daerah.

Bupati memaparkan bahwa saat ini terdapat empat kursi jabatan pimpinan tinggi yang kosong dan mendesak untuk segera diisi yakni Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan; Kepala Dinas Sosial; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD); Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

Bupati juga memberikan gambaran mengenai tantangan birokrasi di masa depan.

Gelombang masa pensiun akan segera tiba, yang diprediksi akan meninggalkan puluhan posisi kosong di level Eselon II dalam beberapa tahun ke depan.

Oleh karena itu, seleksi kali ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan upaya menjaring bibit unggul untuk keberlanjutan kepemimpinan di Kabupaten Kuningan.

Salah satu poin utama yang ditekankan bupati adalah sterilisasi proses seleksi dari segala bentuk intervensi politik maupun personal.

Dia menginstruksikan sekretaris daerah selaku ketua panitia seleksi untuk memastikan setiap tahapan berjalan secara akuntabel.

Baca Juga:Pembangunan KDMP Bojong Capai 30 PersenDisporapar Petakan Potensi Buper Batu Lamar 

“Saya instruksikan agar proses ini berjalan benar-benar transparan. Tidak ada yang namanya pengkondisian atau titipan.

Sampai detik ini, saya pribadi belum mengetahui bagaimana hasil penilaian manajemen talenta maupun uji kompetensi teknis para peserta.

Semuanya murni bergantung pada kualitas dan objektivitas hasil di lapangan,” tegas bupati.

Dia menambahkan bahwa 67 peserta yang tersisa saat ini adalah mereka yang telah lolos dari saringan administrasi yang sangat ketat.

Secara alami, mereka yang bertahan adalah para kandidat yang memiliki kualifikasi dasar yang mumpuni.

0 Komentar