RAKYATKUNINGAN.COM, KUNINGAN – Citra permainan domino yang selama ini identik dengan sekadar pengisi waktu luang di pos ronda atau warung kopi, kini resmi bertransformasi menjadi cabang olahraga prestasi yang berwibawa di Kabupaten Kuningan.
Hal itu ditandai dengan deklarasi serta pelantikan Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Kabupaten Kuningan untuk masa bakti 2026–2030, Sabtu (18/4).
Acara yang berlangsung di D’Jons Pool Family Billiard n Café ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.
Baca Juga:Kopi Kuningan Tembus Panggung DuniaPembangunan KDMP Bojong Capai 30 Persen
Tidak hanya pelantikan, momentum ini juga disemarakkan dengan penyelenggaraan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino sebagai ajang pembuktian bakat para atlet lokal.
Ketua Pengcab Orado Kuningan yang baru dilantik, Agah Nugraha, dalam pidatonya menegaskan bahwa Orado hadir dengan misi besar untuk mengubah paradigma masyarakat.
Menurutnya, domino adalah permainan asah otak yang membutuhkan ketajaman berpikir.
“Kehadiran Orado bukan sekadar untuk mewadahi hobi, tetapi untuk membangun ekosistem olahraga yang berbasis pada intelektualitas dan penguatan karakter.
Permainan domino melatih aspek logika, analisis data, konsentrasi tinggi, hingga penyusunan strategi yang matang. Di atas meja pertandingan, nilai kejujuran, kesabaran, dan sportivitas adalah fondasi yang tidak bisa ditawar,” papar Agah.
Sebagai langkah awal penjaringan atlet potensial, Kejurcab kali ini melibatkan 16 tim kategori dewasa serta membuka kategori junior.
Kehadiran kelas junior ini dipandang krusial sebagai upaya regenerasi untuk menjaring bibit-bibit unggul sejak usia dini di Kabupaten Kuningan.
Salah satu kabar yang paling dinantikan dalam pertemuan tersebut adalah rencana integrasi Orado ke dalam struktur Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Baca Juga:Disporapar Petakan Potensi Buper Batu Lamar Dorong Stabilitas Harga Lewat Bazar Sayur
Langkah ini dianggap sebagai “tiket emas” bagi para pemain domino untuk diakui sebagai atlet resmi.
“Alhamdulillah, kami telah menerima sinyal positif bahwa tahun ini Orado akan secara resmi masuk dalam naungan KONI. Ini adalah langkah besar.
Dengan status tersebut, domino tidak akan lagi dipandang sebelah mata sebagai permainan biasa, melainkan cabang olahraga prestasi yang mendapatkan pembinaan sistematis dari pemerintah,” ungkap Agah.
