Dorong Masjid Berdaya untuk Umat

Dorong Masjid Berdaya untuk Umat
TRANSFORMASI. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar MSi menghadiri Raker Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kuningan, di Villa Barokah Cisantana, Sabtu (25/4). Foto: Istimewa.
0 Komentar

RAKYATKUNINGAN.COM, KUNINGAN – Bupati Kuningan, DR H Dian Rachmat Yanuar MSi menghadiri sekaligus membuka agenda Rapat Kerja (Raker) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan, di Villa Barokah Cisantana, Sabtu (25/4).

Mengusung tema besar “Masjid Berdaya Umat Sejahtera,” kegiatan tersebut tidak sekadar ajang kumpul rutin, melainkan sebuah manifestasi dari ambisi Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagaimana zaman Rasulullah yakni sebagai jantung kehidupan masyarakat.

Bupati memberikan perspektif baru mengenai pengelolaan rumah ibadah.

Dia menegaskan bahwa indikator kesuksesan sebuah masjid tidak hanya dilihat dari megahnya kubah atau tingginya menara, melainkan dari sejauh mana masjid tersebut memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:Fokus Akselerasi Penurunan Stunting 2026Bappeda Peringkat Terbaik Indeks RB

“Masjid harus menjadi tempat yang paling nyaman dan bersih, sehingga mampu menghadirkan ketenangan lahir batin bagi jamaah.

Namun, tugas kita tidak berhenti di sana. Peran sosial masjid harus mekar, dia harus menjadi solusi bagi persoalan umat mulai dari pendidikan hingga pengentasan kemiskinan,” tegas bupati.

Salah satu poin menarik yang ditekankan bupati adalah urgensi adaptasi teknologi. Di hadapan para pengurus DMI dan alim ulama, dia mengingatkan bahwa zaman telah berubah.

Jika masjid tidak berbenah secara digital, ada risiko generasi muda akan merasa berjarak dengan rumah ibadah.

Bupati mendorong penggunaan QRIS untuk pengelolaan infak dan sedekah guna menjamin transparansi serta kemudahan akses bagi donatur.

Bupati juga enantang para mubaligh untuk mengemas konten dakwah yang lebih relatable dengan gaya hidup generasi Z dan milenial.

Termasuk memastikan pengurus masjid tidak lagi “gaptek” agar manajemen masjid berjalan lebih efisien dan modern.

Baca Juga:Seleksi JPT Pratama Tanpa IntervensiPengcab Orado Menuju Olahraga Prestasi

Bupati juga menitipkan pesan krusial terkait hasil Raker DMI kali ini. Dia meminta para pengurus untuk menghindari terjebak dalam tumpukan program kerja yang ambisius di atas kertas namun sulit dieksekusi di lapangan.

“Kita tidak butuh daftar program yang panjang jika hanya berakhir di laci meja. Buatlah program yang realistis, konkret, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga di sekitar masjid,” tambahnya.

Senada dengan visi Bupati, Ketua DMI Kabupaten Kuningan, DR H Ugin Lugina MPd memaparkan bahwa DMI telah bergerak masif hingga ke tingkat kecamatan.

0 Komentar