RAKYATKUNINGAN.COM, KUNINGAN – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Kuningan mengangkat potensi budaya daerah mulai menunjukkan harapan baru.
Kunjungan kerja Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, pada 3-4 April 2026 menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor budaya di daerah.
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Kuningan, DR H Dian Rachmat Yanuar MSi bersama jajaran Kementerian Kebudayaan di Jakarta.
Baca Juga:MKKS SMP Perkuat Soliditas Kepala SekolahPanen Padi Tuntas 78 Persen Jadi Penyangga Pangan Awal Tahun 2026
Dalam pertemuan tersebut, bupati memaparkan sejumlah aset budaya unggulan yang dinilai memiliki nilai historis dan potensi wisata tinggi.
Diantaranya adalah Museum Linggarjati yang dikenal sebagai saksi penting sejarah diplomasi pertama Indonesia, serta Taman Purbakala Cipari yang menyimpan jejak peradaban megalitikum.
Selain itu, berbagai situs budaya lain juga turut diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan lokal Kuningan.
Fadli Zon sebelumnya menyatakan ketertarikannya untuk melihat langsung situs-situs bersejarah tersebut.
Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan yang dimulai Jumat (3/4), diawali dengan ziarah ke makam Radja Jaqub Ponto, dilanjutkan peninjauan Gedung Syahrir serta pemutaran dokumenter prasejarah, dan kunjungan ke Museum Linggarjati.
Rangkaian kegiatan berlanjut Sabtu (4/4) dengan agenda peresmian Museum Cipari, kunjungan ke Paseban Tri Panca Tunggal, hingga peninjauan Gedung Kesenian Kuningan sebelum melanjutkan perjalanan ke Cirebon.
Bupati menilai kunjungan ini sebagai momentum strategis dalam memperkuat posisi Kuningan sebagai destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.
Baca Juga:10 Bencana Dalam Sehari Terjadi di KuninganPencurian Pecah Kaca Mobil Ternyata Rekayasa
Dia optimistis kehadiran Menteri Kebudayaan akan mendorong percepatan promosi sekaligus pelestarian warisan budaya daerah.
Tidak hanya itu, Fadli Zon juga mendorong peningkatan kualitas tata pamer museum agar lebih modern dan berstandar internasional.
Pemerintah pusat bahkan membuka peluang kolaborasi dengan tenaga ahli dari museum nasional guna mendukung pengembangan museum di daerah.
“Dengan kehadiran Menteri Kebudayaan, kami optimistis budaya Kuningan bisa semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga menembus panggung internasional,” ujar bupati.
